2184 Views

Pengeroyokan Warga Diduga Suruhan Kepala Desa Situmba Tano Tombangan

Sumurungnews-Tapanuli Selatan,
Takbir Ridoan alias Rindu (30), warga Desa Situmba, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara, dianiaya sekelompok orang yang diduga suruhan Kepala Desa Situmba, Tano Tombangan.
Peristiwa tersebut terjadi Selasa (27/04) sekitar pukul 15.00 Wib sore, korban mengalami luka parah di kepala bagian belakang akibat pukulan benda keras, sehingga harus dilarikan untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ketika melaporkan kasus pengeroyokan itu di Mapolsek Batang Angkola, korban mengaku bahwa oknum Kepala Desa Situmba Tano Tombangan Angkola (ASH) diduga otak pelaku dari rencana pengeroyokan terhadap dirinya (korban).
Korban menuturkan kronologi kejadian berawal dari saling komentar di Facebook saat korban masih tinggal di Jakarta, ketika itu Kades  Situmba diberitakan salah satu media pada tahun 2018. Korban saling komentar dengan Kepala Desa Situmba sehingga terjadi pertengkaran lewat Media Sosial.
Ketika korban pulang kampung baru baru ini perselisihan tersebut berlanjut ketika korban sampai di Desa Situmba Tano Tombangan, Selasa (27/04) korban dengan Kepala Desa berpapasan di sekitar Desa Batu Horpak kemudian mereka bertengkar via hanpone, korban mengatakan ” saya sekarang di Sayurmatinggi, bondut bo au (telan saya) ucap korban, tunggu di Sayur saya akan datang jumpai kau, kata kades “, hampir setengah hari korban menunggu kades tak kunjung datang, sehingga korban balik lagi ke Desa situmba dan singgah di warung kopi dekat tempat kejadian antara desa Situmba dan Desa Batu Horpak.
Selang beberapa waktu korban dan kades kembali lagi komunikasi via hanpone sehingga korban keluar dari warung menuju tempat yang di sampaikan kades tidak jauh dari warung tersebut, salah satu teman korban mengikuti dari belakang kemudian mengatakan ” sudahlah gak mungkin kades itu berani datang ” ucap temannya, sesampai di TKP korban melihat kades sedang memarkirkan sepeda motornya 5 meter dari tepi jalan dan korban memarkirkan sepeda motornya di tepi jalan, tiba tiba datang tiga (3) orang tak dikenal langsung mengeroyok korban sehingga korban mengalami luka parah dikepala bagian belakang, dan kejadian itu dilihat langsung Kepala Desa Situmba Tano Tombangan, kemudian pelaku lari dan salah satu dari pelaku pengeroyokan itu ditangkap warga dan sudah diamankan di Mapolsek Batang Angkola.
Ketika awak Sumurungnews konfirmasi ke Mapolsek Batang Angkola, Kapolsek Batang Angkola  Raden Saleh membenarkan kejadian pengeroyokan tersebut, tetapi beliau mengatakan perkara itu masih di gelar di Polres Tapanuli Selatan, ucapnya.
Kuasa hukum korban pengeroyokan Adnan Buyung Lubis ,SH, menjelaskan bahwa kliennya itu mengalami luka berat bagian kepala, wajah sehingga terhalang melakukan aktivitasnya sehari hari akibat pengeroyokan yang dilakukan Landong dkk secara bersama sama, maka dari itu Buyung melanjutkan diharapkan kepada pihak kepolisian khususnya Polsek Batang Angkola untuk memprosesesnya sesuai hukum yang berlaku serta mengejar 2 orang teman dari Landong yang saat ini belum dapat atau masih dicari juga otak pelakunya, yang diduga adalah oknum Kepala Desa Situmba agar diproses dan ditangkap.
Menurut keterangan saksi kepada saya ” sebelum kejadian pengeroyokan terhadap klain saya ada yang melihat Landong Dkk keluar dari rumah Kepala Desa Situmba, nanti kita juga akan mengajukan saksi yang saya maksud sebagai saksi yang menyatakan diduga ada kerlibatan oknum Kepala Desa Situmba, tuturnya. (SN 010)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*