3851 Views

Peristiwa Berdarah di Desa Situmba Tantom, Diduga Dari Dendam Lama

Sumurungnews-Tapanuli Selatan,

Peristiwa dugaan penganiayaan yang dialami oleh Takbir Ridoan Siregar alias Rindu warga Desa Situmba Kecamatan Tano Tombangan Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan, cukup menyita perhatian warga Kecamatan Tano Tombangan Angkola, pasalnya peristiwa berdarah ini ada indikasi melibatkan oknum Kades Situmba, Kamis (29/04).

Kronologi peristiwa berdarah menurut keterangan Rindu (korban), bermula dari mudiknya korban dari perantauan Jakarta kembali ke kampung halamannya Desa Situmba Tantom,  Selasa (20/04) lalu, setibanya di kampung halaman oknum Kades setempat inisial AH mengetahui kehadiran korban didesa yang pada tahun 2018 kemarin mereka berselisih paham, terjadilah dialog antara korban dengan oknum kades AH melalui media seluler yang  mengungkit kembali masalah tahun 2018 lalu, menurut info yang dihimpun dari korban ada dugaan dendam lama diperistiwa berdarah ini.

Menurut korban dialog melalui seluler dengan oknum kades AH membuat kesepakatan bersama, untuk berjumpa dalam rangka menyelesaikan permasalahan antara keduanya pada tahun 2018 kemarin dikawasan Simpang Heliped Desa Batu Horpak Kecamatan Tantom Angkola, korban menerima tawaran dari Kades tanpa ada merasa curiga.

Sesampainya dikawasan Simpang Heliped Desa Batu Horpak Kecamatan Tantom Angkola , korban menunggu oknum Kades AH, namun hingga jam yang ditentukan oknum Kades AH tak kunjung tiba, korban mulai curiga, tidak berselang lama oknum Kades datang dan belum sempat keduanya berdiskusi, tiba-tiba 3 orang tak dikenal datang mengeroyok korban dengan peralatan dari besi, akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka menganga yang cukup parah dibagian kepala dan mendapatkan 10 jahitan, katanya.

Kritisiku terhadap kebijakan Pemerintahan Desa pada tahun 2018 kemarin, masih menyisakan luka dan dendam dihati oknum Kades AH, ungkapnya.

Seperti diketahui melalui Video Smartphone, warga desa yang melihat kejadian mengejar pelaku pengeroyokan, ketiga pelaku pengeroyokan yang mengendarai 1 unit sepeda motor boncengan tiga terjatuh di daerah Aek Garugur, 2 orang pelaku berhasil melarikan diri dan satu orang pelaku yang bersembunyi di kediaman warga Aek Garugur “diamankan” massa.

Setelah didesak oleh massa pelaku inisial L diketahui berasal dari Padangsidimpuan, pelaku L mengakui bahwa mereka hanya suruhan dari seseorang.

Di Polsek Batang Angkola, personil petugas piket membenarkan kejadian dan prosesnya masih digelar di Polres Tapanuli Selatan.

Perkara terkait Rindu masih digelar di Polres, mungkin Selasa depan akan dapat jawabannya, cetus beliau singkat.

Ketika awak Sumurungnews mengunjungi rumah Kades Situmba Arsalju Harahap guna konfirmasi terkait hal ini, beliau belum dapat dijumpai, dengan ucapan singkat kepada wartawan Istri Kades mengatakan, Kades dan BPD sedang berada di Padangsidimpuan. (012)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*