668 Views

ADD TA 2020 Desa Aek Natas Diduga Penuh Dengan Kejanggalan

Sumurungnews-Tapanuli Selatan,

“Berdasarkan Informasi dari beberapa masyarakat yang enggan nama-namanya disebutkan, berdasarkan temuan dari Aktivis Pemerhati Sosial dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alokasi Dana Desa(ADD) Tahun Anggaran (TA) 2020, Desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan Diduga Penuh Dengan Kejanggalan.”

” Awak Media ini mencoba mendatangi Kantor Kades Aek Natas,selasa (26/01/2021),untuk langsung mengkorfirmasi mengenai dugaan tersebut,tapi Kepala Desa (Kades) sedang luar.”

“Bahkan sebelumnya Tim Awak Media ini juga sudah berulang-ulang kali mencoba menemui Kepala Desa Aek Natas A. Marbun tapi Kades Aek Natas, selalu keluar/tidak pernah ada di tempat.”

“Menurut beberapa warga yang enggan namanya disebutkan serta I, P, dari LSM dimana Anggaran Bintek dianggarkan sebanyak Rp 27 juta, padahal biaya bintek yang gunakan diduga kuat hanya sebesar Rp 11 Juta,”

“Sedangkan Penggunaan Dana Desa untuk pelatihan Operator desa Rp 6 Juta, diduga tidak jelas pelaksanaannya diadakan dimana kapan dilaksanakan. Serta masih banyak lagi dugaan ADD TA 2020 yang tidak sesuai kegunaannya,”

“I, P, Aktivis Pemerhati Sosial dari LSM mengatakan, Kades Aek Natas A, Marbun sudah layak diduga melanggar UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik sesuai dasar hukum pasal 20, pasal 21, pasal 28 f, dan pasal 28 j UUD 1945 yang menggaris bawahi dengan tebal bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik memperoleh informasi baik badan Legislatif, Yudikatif, serta penyelenggara lainnya yang mendapat dana APBN/APBD.”

“Kalau memang tidak ada salah untuk apa ditutup-tutupi, semestinya Kades Aek Natas A, Marbun menjelaskan saja sesuai juklak-juknis nya, supaya hal ini tidak jadi bahan pertanyaan.”

“Dengan tegas I, P meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti temuan ini, dalam waktu dekat permasalahan ini akan kami bawa dan laporkan kepada pihak yang berwenang, hal ini tidak bisa dibiarkan, guna membuat epek jera terhadap pelaku,” ucapnya. (M-A)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*