174 Views

Terkait Problem di SDN 101107 Aek Libung Kec.Sayurmatinggi Kab.Tapanuli Selatan

Kasek : “Tidak benar Ada Pembiaran Prokes”

Sumurungnews-Tapanuli Selatan,

Pemberitaan Sumurungnews terkait keberadaan sekolah SDN 101107 Desa Aek Libung Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Mandailing Nata beberapa waktu yang lalu, yang selama ini belum ditanggapi oleh pihak sekolah kini telah berbuah manis.

Kepala Sekolah SDN 101107 Rosina Siregar, Spd, melalui suratnya tanggal 23 Januari 2020 yang ditujukan kepada Redaksi Sumurungnews memberikan tanggapan.

Menurut Rosina pihaknya selaku Kepala Sekolah tidak pernah melakukan pembiaran terhadap proses belajar mengajar yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, bahkan sekolah telah menyediakan wastafel, sabun dan masker juga sudah dibagikan kepada siswa.

Terkait adanya pintu ruangan yang keropos yang di lhoto awak Sumurungnews, Kepala Sekolah SDN 101107 menyampaikan belum ada anggaran untuk itu, namun lebih lanjut disebutkannya dalam suratnya sudah mengupayakan untuk menggantinya akan tetapi belum selesai dikerjakan.

 

Demikian halnya dengan dengan ketersediaan buku tematik kurikulum 2013 yang di beritakan kurang, Kepala Sekolah SDN 101107 mengemukakan telah mengupayakan kebijakan untuk memenuhinya.

Sedangkan permasalahan adanya pungutan liar dalam penerbitan NUPTK yang pemberitaannya didukung dengan adanya rekaman audio, pihak sekolah melalui Kaseknya menyatakan tidak benar ada pungli, hal ini dibuktikan dari adanya pernyataan dari guru-guru honor yang menyatakan tidak ada pemungutan atas penerbitan NUPTK. Hal senada juga disampaikan Kasek SDN 101107 terkait penerbitan SK guru honor tahun 2018 yang lalu, hal mana menurutnya tidak ada pungli sama sekali dibuktikan adanya surat pernyataan.

Ditempat terpisah F. Lubis pemerhati dunia pendidikan di Tapsel menyampaikan apresiasinya atas pemberitaan Sumurung News terkait koreksi positif atas SDN 101107. Menurutnya pemberitaan tersebut merupakan bagian dari aplikasi kontrol sosial dari media atas lembaga publik. “Oleh karena itu tidak perlu terlalu sensitif atas pemberitaan tersebut, jika memang ada hal yang dianggap telah melanggar hukum, tentunya saluran untuk itu telah tersedia” ujar Bung Lubis. (SN 001)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*